Archive for the 'Puisi & Syair' Category

Mar 27 2013

Mencintamu dalam Diam

Published by under Puisi & Syair

Siang ini dia berjalan di hadapanku
Bercengkrama bersama temannya
di pelataran taman kampus tercinta

Sesaat kupandangi dia dari jauh
senyum ramah mencerminkan sikapnya
terlihat kebahagiaan tengah menyelimuti
sepertinya dia sedang berdiskusi
Sesaat kulukiskan pada kanvas putih
Ubah pandangan sosoknya menghilang
Kutengok kanan dan kiri
Kupendarkan pandangan di sekeliling taman
kumpulan anak-anak hotspot-an
kumpulan anak-anak main kata
kumpulan anak-anak berlatih peran
Tidak ada!

Sedikit kecewa melewatkan senyumnya
Putus sudah harapan di hati
Dengan malas, kuarahkan pandangan ke pojok taman

Semburat pelangi kembali hadir
degup jantungku semakin kencang
Senyumnya hadir disana
senyum penuh kedamaian
membuat jiwaku tenang
walau kutahu, senyum saat itu bukan untukku

3 responses so far

Mar 26 2013

Duniaku Duniamu (1)

Published by under Puisi & Syair

Pagi hari bersamanya
di taman surga dunia
kupu-kupu mencium kuncup bunga
dia mencium kedua pipi merahnya

Siang hari bersamanya
di taman canda suka ria
ikan-ikan berlarian nikmati kebersamaan
dia mengejarnya di atas jembatan panjang

Sore hari bersamanya
di taman mega merah
burung-burung berkicauan merdu
Dia pun melantunkan kesyahduan rindu

Malam hari bersamanya
di taman dalam sinar rembulan
bintang kerlap-kerlip bermesraan
Dia pun memeluknya dalam kehangatan

No responses yet

Mar 25 2013

Mawarnya Mawarmu

Published by under Puisi & Syair

Tidakkah mereka lihat
anggunnya bunga mawar
Tidakkah mereka sapa
senyumnya yang kian merekah

Tidakkah mereka dengar
lantunannya yang merdu
Tidakkah mereka peka
kelopaknya yang tengah sendu

Tidakkah mereka rasa
rindunya yang kian membuncah
Tidakkah mereka raba
lembutnya hati yang tengah gundah

Tidakkah mereka tahu
mawar memang indah
tapi penuh duri

Tidakkah mereka ingat
mawar merekah memang mempesona
tapi hadir dengan batas waktu

Tidakkah mereka tahu
mawar memang berduri
tapi penuh kelembutan dan ketegaran

Tidakkah mereka ingat
mawar memang ranum dan wangi
tapi perlu kesabaran, kejelian, dan kepekaan

agar tetap merekah, mewangi, tegar, dan tetap dalam pelukanmu

 

No responses yet

Mar 14 2013

Kisahnya Kisahmu

Published by under Puisi & Syair

Kisahnya Kisahmu

Kisah putri melati masa kini

Putri yang tengah dikutuk oleh keadaan

Pangeran mana yang berhasil melepaskan kutukan?

 

Kisahnya Kisahmu

Kisah pangeran gagah masa kini

Pangeran tengah mencari cintanya yang mulai bernafas

Putri mana yang dipilih dan berhasil mendapatkan cinta tulus?

 

Kisahnya Kisahmu

Kisah peri penolong masa kini

Peri yang bijak dan pembawa kedamaian

Peri mana yang dapat menyatukan putri dan pangeran?

 

Kisahnya Kisahmu

Kisah cinta mini masa kini

Kisah yang hanya tertoreh dalam buku diary

Kisah kehampaan dalam keramaian tulisan warna-warni

No responses yet

Des 25 2011

Hujan Bulan Juni

tak ada yang lebih tabah

dari hujan bulan juni

dirahasiakannya rintik rindunya

kepada pohon berbunga itu


tak ada yang lebih bijak

dari hujan bulan juni

dihapusnya jejak-jejak kakinya

yang ragu-ragu di jalan itu


tak ada yang lebih arif

dari hujan bulan juni

dibiarkannya yang tak terucapkan

diserap akar pohon bunga itu

1989

video hujan bulan juni

Bulan Juni ini, mengingatkan saya pada puisi di atas. Puisi karya salah seorang penyair besar Indonesia, Sapardi Djoko Damono. Continue Reading »

3 responses so far

Okt 22 2011

Yakinlah!

Published by under Puisi & Syair

Biarkanlah ia lari sejauh yang ia bisa
Biarkanlah ia terbang setinggi yang ia bisa
Biarkanlah ia menyelam sedalam yang ia bisa
Biarkanlah….

Namun,… tetaplah akan senyummu untuknya
Nantikan garis finish ada padamu
Nantikan langit ke tujuh ada ditanganmu
Nantikan mutiara dalam genggamanmu

Pasti, ia kembali dalam rengkuhmu yang hangat
Pasti, ia kembali dalam tatapanmu yang sejuk
Pasti, ia kembali dalam jiwamu yang lembut
Hanya senyummu yang tulus untuk mereka, untuknya, untuk dia

2 responses so far

Apr 02 2011

Bunga Bunda

Published by under Puisi & Syair

Bunga di pusara
Waktu berlalu seperti biasa
Rutinitas menyita raga
Dalam langkah meraih bahagia

 

Duhai waktu yang berlalu
Mengapa engkau mendustaiku
Dikala harapan menggebu
Untuk membahagiakan ibuku

 

Kini hanya tabur bunga
Menghiasi tanah bunda
Kering sudah air mata
Meretas harapan bahagia

6 responses so far

Mar 19 2011

Wajah Kekasih

Published by under Puisi & Syair

Jalan setapak itu
Penuh kerikil dan berbelok
Hampir dua puluh tiga putaran
Kulewati dengan jatuh bangun tiada henti

 

Saat kakiku tak mampu
walau hanya sekedar menggerakkan jemari
Wajah sendunya menghampiriku

 

Lembut lambaiannya menghiasi
Satu titik cahaya menyelimuti
Kupikir cahaya itu terang seperti purnama kali ini

 

Cahaya semu memudar hilang
Menggoreskan luka mendalam

 

Hujan pun luruhkan rintiknya
Pelangi sembunyikan warnanya
MurkaNya atas polahku
SayangNya atas nafsuku

 

Wajah sendu itu
Meremas menghentikan jantungku
Wajah sendu itu
Mengikat memenjarakan nafasku

 

Dedaunan kering gugur ke bumi
Awan kesuraman tiada mentari
Waktu berhenti goreskan luka di hati
Kuyakinkan diri padaMu ilLahi

One response so far

Mar 12 2011

Sabtu Kelabu

Published by under Puisi & Syair

Hari sabtu yang kutunggu

Kini tiba menghampiriku

Kuingin bertemu denganmu

Dalam syahdunya rindu

Namun kutak tahu

Ini awal atau akhir perjalananku denganmu

Manis atau pahit kuharus terima keputusanmu

Kuhanya makhluk lemah tak bisa ubah inginmu

Sekalipun pahit dan sakit untukku

Jika putusmu tinggalkan aku

Namun

Sms semalam yang kaukirim untukku

Memberi kekuatan dan keyakinan padaku

Bahwa kau akan perjuangkan cintaku dan cintamu

Untuk bersatu

Sungguh, aku bahagia mbaca sms darimu

 

Malang, 15 November 2008

No responses yet

Okt 22 2009

Rindu Dendam

Published by under Puisi & Syair

Untuk Cinta Kita

di sudut kelas
ada sesuatu tak berbatas

di sudut hati
ada sesuatu yang tersembunyi

di sudut mata
ada sesuatu tak dapat diseka

di sudut jendela
ada satu tatapan hampa

memori akan kita bersama
merajut asa dan cinta

kutahu kini jarak akan kita
kutahu engkau sang pengelana

pundakmu tiba titah Illahi
langkahmu selalu pasti

satu yang tak kan hilang dari hati
aku dan kamu cinta-mencintai

9 responses so far

Next »