Archive for Desember, 2008

Des 16 2008

Doaku Harapanku

Published by under Diary

.

No responses yet

Des 16 2008

Luas CintaNya

Published by under Diary

Apabila kau melihat segalanya dari-Nya

Yang Maha Mencipta

Yang Menimpakan ujian

Yang Menjadikan sakitnya hati

Yang Membuat keinginan terhalang

Serta Menyusahkan hidupmu..

Apakah Dia sengaja mentakdirkan itu semua sia-sia?

Bukan Allah tak tahu deritamu..

Retaknya hatimu..

Sedihnya jiwamu..

Itulah yang Dia Maukan..

Karena Dia tahu..

Hati beginilah yang selalu lebih lunak

Dan mudah untuk dekat dan akrab pada-Nya..

Dengan beginilah Ia Mendekatimu..

Karena Dia sayang pada dirimu..

No responses yet

Des 16 2008

3 Hari Cetak Jurnalist oleh Dekopin Wil Jatim

Published by under Diary

Acara pelatihan jurnalistik yang diadakan oleh dekopin wil jatim dihadiri oleh 33 delegasi dari beberapa universitas diantaranya Unibraw, UM, ITS dll. Pelatihan digelar 3 hari dari jumat hingga minggu kemarin. Acara dilaksanakan di hotel Wijaya, Batu.

Diharapkan dengan pelatihan singkat tersebut, para peserta dapat membangkitkan koperasi Indonesia yang selama ini hanya menjadi lirikan sebelah mata. “Tiga hari yang penuh makna, berarti dan bermutiara”, kata salah satu peserta yang tidak mau disebutkan identitasnya. Di hari pertama pemateri dari malang post, Pak Indra sapaan akrabnya, memaparkan tentang jurnalistik secara umum. Di hari ke-2 tak kalah menarik, disampaikan pula oleh Pak Khoirul Anwa dari Pemred Radar Malang tentang jurnalistik Online  serta teknik reportase, cara menulis berita dll oleh Pak Irsyad dari Pemred Majalah PIP. Sore hari tepatnya pukul 16.00 WIB, peserta berkunjung ke malang post agar dapat diketahui proses dari hunting berita hingga menjadi selembar koran. Pada hari ketiga tak kalah menarik dan unik, peserta langsung mempraktekkan ilmu yang telah diserap dua hari sebelumnya dengan reportase dan wawancara di lapangan yakni di perkebunan apel dan bunga di wilayah Batu.

No responses yet

Des 16 2008

TrageDi Hidup

Published by under Diary

Kadang hidup bagai tragedi

Namun jika dipahami

Hidup lebih menyerupai komedi

Sebagai manusia…

Kadang kita..

Bertindak tanpa berpikir..

Berkata tanpa bersalah..

Tertawa tanpa berdosa..

Bernyanyi tanpa melodi..

Bernyanyi tanpa naskah..

Dan..

Melukis tanpa sketsa..

Hidup adalah sebuah ikatan takdir

Yang terang itu baik

Namun kadang gelap akan lebih baik

Putih terasa unik

Namun hitam kadang lebih menarik

Antara benci dan cinta

Sungguh tiada yang tahu batasnya

Antara rindu dan dendam

Tiada yang tahu artinya

Namun..

Hanya keyakinanlah yang mampu menjawabnya..

No responses yet

Des 09 2008

Sekilas buku harry potter 7 (versi indonesia)

Published by under Sinopsis

Buku ketujuh diawali dengan Voldemort dan para Pelahap Mautnya di rumah Lucius Malfoy,
yang merencanakan untuk membunuh Harry Potter sebelum ia dapat
bersembunyi kembali. Meminjam tongkat sihir Lucius, Voldemort membunuh
tawanannya, Profesor Charity Burbage, guru Telaah Muggle di Hogwarts,
atas alasan telah mengajarkan subyek tersebut dan telah menganjurkan
agar paradigma kemurnian darah penyihir diakhiri.

Harry telah siap untuk melakukan perjalanannya dan membaca obituari Albus Dumbledore;
dan terungkaplah bahwa ayah Dumbledore, Percival, adalah seorang
pembenci non-penyihir dan telah menyerang tiga Muggle, dan meninggal di
Penjara Azkaban
atas kejahatannya. Harry kemudian meyakinkan keluarga Dursley bahwa
mereka harus segera meninggalkan rumah mereka untuk menghindarkan diri
dari para Pelahap Maut. Continue Reading »

3 responses so far

« Prev